Pages

Banner 468 x 60px

 

PAMERAN DARING DESIMINASI ONLINE

0 komentar

Read more...

HASIL PRODUKSI

0 komentar

Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Dharma Tanjung Melalui Pelatihan Pembuatan Petis Siap Saji (Saus Petis)
                                         
Pelaksanaan pelatihan pembuatan petis siap saji bersama warga dharma tanjung, Sampang
(KKN05Tematik/anggota)
Sampang MADURA, Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang terkenal dengan penghasil ikan yang cukup besar, tidak heran kalau masyarakat Dharma Tanjung mayoritas seorang nelayan dan pengasil olahan sari ikan/dikenal dengan pengahasil petis ikan. Akan tetapi masyarakat Dharma Tanjung masih kebingungan dalam menginovasikan atau mengolah produk dari hasil laut selain pembuatan petis dan kerupuk ikan. Sehingga anggota KKN 05 Tematik Universitas Trunojoyo Madura berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi mengenai  pelatihan pembuatan petis siap saji untuk menginovasikan produk baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat dharma tanjung. 
            Pelatihan pembuatan petis siap saji/saus petis dilaksanakan pada Kamis (02/08) pukul 15.00 oleh kelompok Kkn 05 yang bertempat di Balai Desa Dharma Tanjung Sampang. Pelatihan tersebut dihadiri oleh Ibu-ibu PKK Dharma Tanjung dan Kepala Desa serta Sekretaris Desa. Warga terlihat sangat antusias pada pelatihan ini, hal tersebut ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan pada saat pelatihan petis siap saji. Seorang warga mengatakan “ berapa lama petis siap saji ini bisa bertahan atau awet?, bagaimana cara pengolahan petis siap saji yang baik dan benar?, kemasan apa yang cocok untuk petis siap saji ini untuk menjaga kwalitas petisnya?” Warga Dharma Tanjung dari dulu ingin sekali bisa membuwat olahan petis ini tidak dalam bentuk petis yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dikonsmsi atau inovasi baru bertujuan untuk memudahkan cara penyajian para konsumen, praktis dan meningkatkan minat kosumen untuk mengkonsumsinya. Sehingga dari KKN 05 ini memberikan pelatihan petis siap saji atau siap makan dan memberikan informasi mengenai kemasan yang cocok digunakan untuk petis siap saji serta didukung dengan desain kemasan untuk memberikan peluang bisnis baru dan meningkatkan nilai jual masyarakat Dharma tanjung.
           


Read more...

PROGRAM KEGIATAN

0 komentar

Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Dharma Tanjung Melalui Sosialisasi Nilai Tambah Hasil Laut serta Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Pindang


Pelaksanaan pelatihan pembuatan nugget bersama warga dharma tanjung, Sampang
(KKN05Tematik/anggota)
Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang memiliki beberapa potensi olahan pangan salah satunya yakni petis dan kerupuk ikan, dikarenakan memang Dharma Tanjung terkenal dengan hasil lautnya yang cukup besar yakni ikan pindang, tongkol dan lain-lain. Akan tetapi masyarakat Dharma Tanjung masih kebingungan dalam menginovasikan atau mengolah produk dari hasil laut selain pembuatan petis dan kerpuk ikan. Anggota KKN Tematik Universitas Trunojoyo Madura berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi mengenai nilai tambah hasil laut serta pelatihan pembuatan nugget untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dharma tanjung. 
            Pelatihan pembuatan nugget ikan pindang dilaksanakan pada Minggu (29/07) pukul 09.00 oleh kelompok KKN 05 yang bertempat di Balai Desa Dharma Tanjung Sampang. Sosialisasi dan pelatihan tersebut dihadiri oleh beberapa warga Dharma Tanjung diantaranya Kepala Desa Dan Sekretaris Desa. Warga terlihat sangat antusias pada sosialisasi dan pelatihan ini, hal tersebut ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Salah seorang warga mengatakan “Warga Dharma Tanjung dari dulu ingin sekali bisa membuat nugget, akan tetapi kami disini belum tahu proses cara pembuatannya, jadi dari warga disini membutuhkan bimbingan untuk penbuatan  nugget”. Ada seorang warga yang ingin berpartisipasi dalam sosialisasi dan pelatihan pembuatan nugget ikan pindang akan tetapi tidak bisa mngikuti, warga tersebut sampai meminta dibuatkan catatan mengenai bahan alat sampai cara memasak nugget ikan pindang. Selain itu juga ada warga Dharma Tanjung dari pertama kedatangan KKN 05 mengusulkan untuk KKN 05 ini nantinya mengadakan pelatihan pembuatan nugget dan kebetulan pelatihan pembuatan nugget dari ikan pindang ini memang program kerja utama KKN 05.
           

Read more...

LOKASI DESA

0 komentar





KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN
Data Kependudukan dan Ketenagakerjaan Desa Dharma Tanjung Tahun 2018 adalah sebagai berikut :

A.    Kependudukan
Karakteristik penduduk di Indonesia dibagi menjadi tiga hal, yaitu :
-          Menurut Jenis Kelamin
Berdasarkan jenis kelamin penduduk di Dharma Tanjung terdiri dari 3704 orang laki-laki dan 3763 orang perempuan dengan Kepala Keluarga 2314.
-          Menurut Komposisi Umur
Berdasarkan komposisi umur penduduk di Dharma Tanjung tediri dari umur 0 sampai 17 Tahun sebesar 2370 orang; diatas 17 Tahun sampai 40 tahun sebesar 2189 orang; diatas 40 tahun sebesar 3603 orang.
-          Menurut Taraf Pendidikan
Berdasarkan taraf pendidikan di Dharma Tanjung terdiri dari belum sampai tamat TK sebesar 264 orang; tamat SD sebesar 3317 orang; tidak tamat SD sebesar 630 orang; tamat SMP sebesar 622 orang; tidak tamat SMP sebesar 615 orang; tamat SMA sebesar 423 orang; tidak tamat SMA sebesar 323 orang; tamat D-1 sebesar 1 orang; tamat D-2 sebesar 33 orang; tamat D-3 sebesar 3 orang; tamat S-1 sebesar 312 orang; tamat S-2 sebesar 7 orang; tamat S-3 sebesar 1 orang.

B.Ketenagakerjaan                                                                                                                                                                                                                                                                               Klasifikasi Tenaga Kerja Desa Dharma Tanjung Tahun 2018 adalah sebagai berikut :
-          Berdasarkan penduduknya
Tenaga kerja adalah seluruh jumlah penduduk yang dianggap dapat bekerja dan sanggup bekerja jika tidak ada permintaan kerja.
Tenaga Kerja
Laki-laki
Perempuan
Penduduk usia 18 - 56 tahun
1423 orang
1465 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang bekerja
1137 orang
1172 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang belum atau tidak bekerja
  294 orang
   304 orang
Penduduk usia 0 - 6 tahun
  301 orang
   359 orang
Penduduk masih sekolah 7 - 18 tahun
  546 orang
   562 orang
Angkatan kerja
  284 orang
   293 orang
Jumlah
3.985 orang
4.155 orang
Total Jumlah
8.140 orang

-          Berdasarkan kualitasnya
Angkatan kerja adalah penduduk usia produktif yang berusia 15 tahun sampai dengan usia 64  tahun yang sudah mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja, maupun yang sedang aktid mencari pekerjaan.



Angkatan Kerja
Laki-laki
Perempuan
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang buta aksara dan huruf/angka latin
   0 orang
   0 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang tidak tamat SD
456 orang
375 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang tamat SD
1642 orang
1724 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang tamat SLTP
  333 orang
   289 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang tamat SLTA
  160 orang
   216 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang tamat Perguruan Tinggi
   89 orang
     21 orang
Jumlah
2.680 orang
2.625 orang



Jenis pekerjaan masyarakat Dharma Tanjung terdiri dari Petani, Pegawai Negeri Sipil, Nelayan, Dokter Swasta, Perawat Swasta, Bidan Swasta, TNI, POLRI, Pengusaha kecil, menengah dan besar, Dosen Swasta, Seniman/artis, Pedagang Keliling, Karyawan Perusahaan Swasta, Karyawan Perusahaan Pemerintah, Purnawirawan/Pensiunan, Pengrajin Industri Rumah Tangga Lainnya. Mayoritas masyarakat Dharma Tanjung bekerja sebagai Petani dan Nelayan, dengan jumlah Petani sebesar 1339 orang yang terdiri dari 1250 orang Laki-laki dan 89 orang Perempuan; jumlah Nelayan sebesar 192 orang Laki-laki. Selain dua pekerjaan tersebut dibawah 5% dari jumlah tenaga kerja.


Read more...

POTENSI DESA

0 komentar

KONDISI EKONOMI DESA DHARMA TANJUNG
Salah satu bagian yang paling penting dan berpengaruh terhadap pembangunan dan pertumbuhan suatu wilayah adalah kondisi ekonomi wilayah tersebut, karena di setiap sumber daya yang memiliki potensi ekonomi dapat dikembangkan ke dalam sentra – sentra produksi yang mampu menunjang peningkatan taraf hidup atau kesejahteraan masyarakat setempat. Kondisi ekonomi masyarakat Desa Dharma Tanjung secara teoritis dapat dijelaskan ke dalam dua bagian yang meliputi :
1.      Mata Pencaharian
Secara umum mata pencaharian masyarakat Desa Dharma Tanjung dapat teridentifikasikan ke dalam beberapa bidang mata pencaharian seperti : nelayan, petani, pegawai, karyawan, pedagang dan pengrajin industri kecil. Sementara itu, mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Dharma Tanjung adalah sebagai petani dan nelayan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi geografis dari Desa Dharma Tanjung yang terbagi menjadi dua bagian yakni wilayah pesisir dan pertanian. Selain itu, didukung dengan adanya data dari Pemerintah Desa Dharma Tanjung bahwa jumlah penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani sebanyak 1339 dan 192 penduduk yang bekerja sebagai nelayan.
2.      Potensi Sumber Daya
Secara umum potensi sumber daya dibedakan menjadi dua yakni sumber daya manusia dan sumber daya alam. Berdasarkan data Pemerintah Desa Dharma Tanjung potensi sumber daya manusia masyarakat Desa Dharma Tanjung terdiri dari 3704 orang laki – laki dan 3763 orang perempuan. Dengan melihat hal ini, dapat diketahui terdapat kondisi menarik dalam struktur penduduk yakni selisih jumlah penduduk laki – laki dan perempuan yang tidak terlalu besar. Sehingga, potensi ini dapat dijadikan sebagai sumber pembangunan apabila mampu terkelola dengan benar. Dari sisi potensi sumber daya alam, wilayah Desa Dharma Tanjung terbagi menjadi dua bagian yakni wilayah pertanian dan perikanan. Di sektor pertanian, komoditas yang cocok terhadap kontur tanah Desa Dharma Tanjung adalah komoditas tembakau, jagung, cabe, umbi – umbian, kacang tanah dan padi sawah. Sementara itu, di sektor perikanan jenis ikan yang sering ditangkap oleh nelayan setempat adalah ikan tongkol, hiu, kakap, tenggiri, pari, belanak dan cumi. Perlu diketahui bahwa sektor perikanan menjadi penunjang ekonomi yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Desa Dharma Tanjung, hal tersebut dapat dilihat dengan banyaknya jumlah ikan terutama komoditas tongkol  yang diekspor ke daerah lain seperti Banyuwangi, Tuban, Jakarta dan daerah lainnya.
Sementara itu, dalam usaha menunjang perekonomian masyarakat, kegiatan ekonomi masyarakat Desa Dharma Tanjung adalah pendukung utama dalam perkembangan perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berikut ini kegiatan ekonomi yang berkembang di Desa Dharma Tanjung yang meliputi :
NO
UNIT USAHA
JUMLAH (Unit  / Orang)
1.
Kelompok Simpan Pinjam
1 Unit
2.
Industri Makanan
1 Unit
3.
Usaha Jasa Pengangkutan
5 Orang
4.
Usaha Jasa dan Perdagangan
123  unit
Sumber : Pemerintah Desa Dharma Tanjung
Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa, mayoritas kegiatan ekonomi pendukung masyarakat Desa Dharma Tanjung adalah usaha yang bergerak di bidang jasa dan perdagangan, dimana usaha yang dijalankan tersebut meliputi pasar, kios, swalayan, warung serba ada, toko kelontong, usaha perikanan, industri caroseri, industri perakitan elektronik dan industri pengolahan kayu. Tentunya, diharapkan kegiatan ekonomi yang berada di Desa Dharma Tanjung dapat diperhatikan dan dikelola dengan baik dan maksimal , sehingga mampu memberikan multipliyer effect ekonomi guna meningkatkan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat Desa Dharma Tanjung itu sendiri.

Read more...

PROFIL DESA

0 komentar


1.    Profil Desa Dharma Tanjung
Desa adalah kumpulan dari beberapa pemukiman penduduk yang biasanya disebut kampung, yang berada diwilayah bawah kecamatan dipimpin oleh seorang kepala desa. Adapun fungsi desa sebagai berikut:
1.      Desa sebagai hinterland (pemasok kebutuhan bagi kota)
2.      Desa merupakan sumber tenaga kerja kasar bagi perkotaan
3.      Desa merupakan mitra bagi pembangunan kota
4.      Desa sebagai bentuk pemerintahan terkecil diwilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia

a.       Letak Desa
            Desa Dharma Tanjung merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang Madura. Desa ini berdiri diatas lahan seluas 527,00 Ha yang terdiri dari pemukiman, persawahan, perkebunan, kuburan, pekarangan, taman  dan prasarana umum lainnya (sumber: Data Desa). Dharma Tanjung sendiri terbagi dalam 6 dusun yang letaknya tidak seberapa jauh dan masing-masing memiliki potensi yang berbeda-beda diantaranya Dusun Daman yang dihuni oleh 450 kepala keluarga, Dusun Tanjung yang dihuni oleh 270 kepala keluarga, Dusun Pandiyan yang dihuni oleh 348 kepala keluarga, Dusun Manjeng yang dihuni oleh 202 kepala keluarga, Dusun Manceng yang dihuni oleh 137 kepala keluarga dan Dusun Dengkah yang dihuni oleh 384 kepala keluarga.
b.      Sejarah Singkat Desa
Berawal dari perjalanan sepasang suami istri yaitu Joko Tole dan Dewi Ratnadi yang memulai perjalanannya dari kota gersik dan singgah sebentar di Kabupaten Sampang ini, dengan keadaan Dewi Ratnadi yang matanya tidak dapat melihat atau buta.
Sesampainya di Kabupaten Sampang mereka berhenti disuatu desa yang belum memiliki nama, Dewi Ratnadi mengatakan “Ajunjung” yang kemudian menjadi “Tanjung” dan setelah itu dijadikan nama untuk desa ini. “Ajunjung” barasal dari bahasa Madura yang berarti meninggikan. Namanya tersebut dianggap baik dan jadilah nama tersebut digunakan untuk desa ini, yang berubah menjadi Tanjung dan saat ini disebut desa Dharma Tanjung. (Sumber: Berdasarkan wawancara dengan Bapak Markuat/tokoh masyarakat desa Dharma Tanjung)
  
2.    Potensi Desa         
Desa ini terletak disepanjang pesisir pantai Camplong dan kebanyakan penduduknya bekerja sebagai nelayan karena mereka memang tinggalnya dipesisir, menjadi seorang nelayan tentunya menjadi hal yang wajar dilakukan oleh seluruh masyarakat Dharma Tanjung. Hasil perikanan di desa ini sangat melimpah sehingga masyarakat diluar Kabupaten Sampang ini mengetahui bahwa Dharma Tanjung merupakan desa penghasil ikan yang terbesar dikawasan Sampang sendiri.
           
  

(Gambar 1: Dharma Tanjung,19/07/2018)
            Selain perikanan yang melimpah, desa Dharma Tanjung juga memiliki potensi lainnya yaitu berupa lahan yang bisa dibilang subur bagi beberapa tumbuhan seperti tembakau, cabe dan lainnya. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa penduduk yang memiliki lahan yang luas untuk bertani dengan menanam beberapa tumbuhan yang subur untuk ditanam dilahan mereka dan hasilnya langsung dijual kepasar terdekat, yang paling banyak ditanam oleh para petani desa Dharma Tanjung yakni tembakau. Dengan adanya pertanian ini dapat membantu perekonomian masyarakat desa Dharma Tanjung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai tambahan penghasilan sebagai nelayan.
     

(Gambar 2: Dharma Tanjung,19/07/2018)
            Banyaknya potensi di Desa Dharma Tanjung membuat masyarakatnya berinovasi mengolah hasil alam desa tersebut agar menghasilkan sesuatu yang lebih guna menunjang hidup mereka. Misalnya dari hasil ikan yang melimpah tadi masyarakat Desa Dharma Tanjung mengolahnya menjadi petis yang siap dijual keberbagai daerah. Selain itu, masyarakat desa ini juga membuat hasil kerajinan berupa anyaman dari bambu yang dibuat menjadi keranjang-keranjang dan hasilnya bisa langsung dijual kepasar.
(Gambar 3: Dharma Tanjung,19/07/2018)

(Gambar 4: Dharma Tanjung,19/07/2018)
  
3.    Keuangan Desa
APBDes 2017
DESA DHARMA TANJUNG
KEC. CAMPLONG KAB. SAMPANG

PENDAPATAN
PENDAPATAN ASLI DESA
Rp. 115.500,-
ADD KURANG BAYAR
Rp. 65.736.281,-
DANA DESA (DD)
Rp. 930.314.442,-
ALOKASI DANAA DESA (ADD)
Rp. 493.969.861,-
BAGI HASIL PAJAK DAERAH
Rp. 6.202.368,-
BAGI HASIL RETRIBUSI DAERAH
Rp. 10.375.669,-
BK KHUSUS KABUPATEN
Rp. 15.900.000,-

BELANJA
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA
Rp. 126.845.042,00
BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA
Rp. 309.160.748,30
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAAN DESA
Rp. 949.249.281,00
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN DESA
Rp. 136.473.500,00
BIDANG TAK TERDUGA
Rp. 2.500.000,00


PENERIMAAN PEMBIAYAAN
Rp. 1.614.486,30
 





4.      Sektor Pendidikan
Desa Dharma Tanjung merupakan sebuah desa pesisir yang peduli akan pendidikan generasi mudanya, banyaknya sarana-sarana pendidikan di desa ini membuktikan kepedulian mereka akan pentingnya pendidikan untuk anak-anak. Mulai dari sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMK atau SMA pun ada, sarana pendidikan semacam ini dibangun oleh penduduk asal Dharma Tanjung sendiri guna mencerdaskan generasinya supaya tidak tertinggal dengan daerah lainnya. Para tokoh masyarakat di desa ini mendirikan sekolah dengan izin yang legal serta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.
(Gambar 5: SDS Muhammadiyah Dharma Tanjung, 24/07/2018)

5. Aparatur Desa Dharma Tanjung 
Aparat sering diartikan sebagai pegawai negeri atau pegawai Negara atau  seperangkat sistem yang digunakan oleh penguasa/pemerintah untuk mengelola kekuasaannya atau semua perangkat yang digunakan oleh pemerintah untuk menerapkan kekuasaan pada masyarakat. Oleh karena itu, seandainya aparat diartikan sebagai pegawai sekalipun maka tidak hanya meliputi pegawai yang berstatus pegawai negeri melainkan pegawai yang bukan pegawai negeri juga sepanjang terlibat dalam kegiatan pemerintahan.
            Dharma Tanjung merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. Mengenai sistem administrasi di Desa Dharma Tanjung, berdasarkan informasi yang didapat melalui wawancara dan survei ke beberapa aparatur desa, sistem administrasi untuk masyarakat dikatakan sudah cukup terorganisir. Hal tersebut dilihat melalui prosedur pengurusan surat-surat dan kartu-kartu kependudukan. Setiap warga yang menginginkan untuk mengurus kartu keluarga misalnya, mereka tinggal mengurus langsung ke kepala desa. Mengenai pendataan terhadap masyarakat, biasanya didata oleh masing-masing KADUS dan setiap mendata langsung kemuadian diserahkan ke kepala desa. Namun juga terdapat kekurangan, yaitu keadaan kantor desa yang dilakukan di rumah kepala desa, juga didapati seringkali kepala desa tidak ada ditepat sehingga dinilai pelayanan yang diberikan kurang efektif dan belum maksimal.
Berikut ini merupakan struktur aparatur desa yang ada di Desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang.

(Gambar: Struktur Organisasi Pemerintahan Desa Dharma Tanjung)
Kepala desa
Kepala Desa adalah pemimpin dari desa di Indonesia. Kepala Desa merupakan pimpinan dari pemerintah desa. Masa jabatan Kepala Desa adalah 6 tahun, dan dapat diperpanjang lagi untuk satu kali masa jabatan. Kepala Desa tidak bertanggung jawab kepada Camat, namun hanya dikoordinasikan saja oleh Camat.

Wewenang kepala desa antara lain:
  • Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
  • Mengajukan rancangan peraturan desa.
  • Menetapkan Peraturan Desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD.
  • Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD.
  • Membina kehidupan masyarakat desa, perekonomian desa
  • Mengoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif
  • Mewakili desanya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan; dan
  • Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Sekertaris Desa
Sekretaris desa merupakan ujung tombak pemerintahan desa yang melaksanakan tugas khususnya membantu kepala desa di bidang administrasi dan memberikan pelayanan teknis adminsitratif  kepada seluruh perangkat desa serta membantu kapala desa dalam menjalankan hak, wewenang dan kewajiban pimpinan pemerintahan desa. Sekretariat Desa merupakan unsur Staf Pemerintah Desa dipimpin oleh seorang Sekretaris Desa yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Desa.  Sekretaris Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai Perangkat Desa. Sekertasis desa terdiri atas Sekertaris desa, dan  kepala-kepala urusan.
Berdasarkan pertimbangan bahwa sekertaris desa sebagai kepala sekertariat adalah lebih banyak mengetahui urusan-urusan pemerintahan desa dibandigkan dengan perangkat desa lainnya, maka dalam hal kepala desa berhalangan menjalankan tugasnya , sekertaris desa ditetapkan untuk mewakilinya. Kepala-kepala urusan diangkat dan diberhentikan oleh Camat atas nama Bupati/Walikotamadya Kepala daerah tingkat II atas usul kepala desa. Syarat-syarat pengangkatan dan pemberhentian sekertaris desa dan kepala-kepala urusan diatur dalam peraturan daerah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.
Kepala Dusun
Untuk memperlancar jalannya pemerintahan desa dalam desa dibentuk dusun yang dikepalai oleh kepala dusun sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri. Kepala dusun adalah orang yang mengetuai sebuah dusun, satu wilayah di bawah desa atau unsur pelaksana tugas Kepala Desa dengan wilayah kerja tertentu. Kepala Dusun diangkat dan diberhentikan oleh Camat atas nama Bupati/Walikotamadya kepada daerah tingkat II atas usul kepala desa. Satu desa biasanya terdiri dari beberapa dusun dan dusun terdiri dari beberapa RT dan RW. Masa jabatan seorang kadus paling lama adalah sekitar lima tahun, mengikuti sistem pemerintahan yang ada di Indonesia saat ini.

Badan Permusyarakatan Desa (BPD)





(Gambar: Struktur Organisasi BPD Desa Dharma Tanjung)

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD dapat dianggap sebagai "parlemen"-nya desa. BPD merupakan lembaga baru di desa pada era otonomi daerah di Indonesia. Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.
Peresmian anggota BPD ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Wali kota, dimana sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama dihadapan masyarakat dan dipandu oleh Bupati/ Wali kota. Ketua BPD dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung dalam Rapat BPD yang diadakan secara khusus. BPD berfungsi menetapkan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Wewenang BPD antara lain:
·         Membahas rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa
·         Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa
·         Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa
·         Membentuk panitia pemilihan Kepala Desa
·         Menggali,menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat; dan
·         Penggunaan nama/istilah BPD tidak harus seragam pada seluruh desa di Indonesia, dan dapat disebut dengan nama lain.
Keanggotaan BPD :
a         Anggota BPD adalah wakil dari penduduk Desa yang bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat;
b        Anggota BPD terdiri dari Ketua RT/RW, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat;
c         Anggota BPD setiap Desa berjumlah gasal dengan jumlah sesuai ketentuan yang berlaku;

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat  Desa (LPMD)




(Gambar: Struktur Organisasi LPMD Desa Dharma Tanjung)

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) mempunyai tugas menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, menggerakkan swadaya gotong-royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dalam melaksanakan tugasnya mempunyai fungsi :
1.      Penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat dalam pembangunan.
2.      Penanaman dan pemupukan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat dalam kerangka memperkokoh NKRI.
3.      Peningkatan kualitas dan percepatan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
4.      Penyusunan rencana, pelaksanaan, pelestarian dan pengembangan hasil-hasil pembangunan secara partisipatif.
5.      Penumbuhkembangan dan penggerak prakarsa, partisipasi, serta swadaya gotong-royong masyarakat.
6.      Penggali, pendayagunaan dan pengembangan potensi sumber daya alam serta keserasian lingkungan hidup.  
Diatas merupakan beberapa struktur organisasi pemerintahan yang ada di Desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. Meningkatkan profesionalisme kerja dalam pelaksanaan pemerintahan di desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang sangat diperlukan, karena aparatur pemerintahan akan dituntut untuk dapat melakukan tugas dan fungsinya secara profesional untuk menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan organisasi dan keinginan masyarakat serta dapat menjadi faktor pendorong terwujudnya proses pemerintahan yang baik untuk meningkatkan kesejaheraan rakyat.




Read more...